Sebuah unggahan di platform Facebook mengeklaim adanya pembukaan pendaftaran petugas haji untuk musim 2025/2026. Unggahan tersebut menyertakan sebuah tautan (link) yang diklaim sebagai formulir pendaftaran daring bagi masyarakat yang berminat.
Beredar informasi di media sosial Facebook mengenai pendaftaran petugas haji tahun 2025/2026 yang dilengkapi dengan tautan eksternal. Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih mendalam, informasi tersebut dipastikan tidak benar. Tautan yang dilampirkan dalam unggahan tersebut bukanlah kanal komunikasi resmi milik pemerintah, melainkan upaya menyesatkan yang menyasar calon pendaftar.
Berdasarkan hasil verifikasi dari Turnbackhoax.id, unggahan tersebut dikategorikan sebagai impostor content atau konten tiruan. Modus ini dilakukan dengan cara mencatut nama serta identitas institusi resmi untuk menyebarkan informasi palsu demi meyakinkan masyarakat. Meskipun agenda pendaftaran petugas haji memang benar-benar dilaksanakan oleh pemerintah, penggunaan tautan tidak resmi di media sosial merupakan ciri khas dari upaya penipuan digital.
Penting untuk diketahui bahwa pendaftaran petugas haji yang sah hanya dilakukan melalui satu pintu, yakni situs resmi petugas.haji.go.id atau aplikasi yang ditunjuk oleh Kementerian Agama. Selain itu, masa pendaftaran untuk periode tersebut faktanya telah resmi berakhir pada 9 Februari 2026. Segala bentuk informasi yang muncul setelah tanggal tersebut dengan mengeklaim bahwa pendaftaran masih dibuka dapat dipastikan adalah hoaks.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan melakukan kroscek melalui kanal resmi pemerintah sebelum membagikan data pribadi. Jangan pernah mengeklik tautan yang mencurigakan di media sosial guna menghindari risiko pencurian data (phishing) atau kerugian material lainnya. Pastikan Anda hanya merujuk pada sumber informasi terpercaya untuk segala urusan administrasi kenegaraan.