Skip ke Konten

[CEK FAKTA] Waspada Penipuan Modus Bantuan Modal Ramadan Mencatut Nama Basuki Tjahaja Purnama

13 Maret 2026 oleh
ManaFaktanya

Media sosial Facebook baru-baru ini diramaikan oleh peredaran video yang mengeklaim adanya pembagian bantuan modal usaha selama bulan Ramadan dari tokoh publik, Basuki Tjahaja Purnama. Narasi dalam unggahan tersebut menjanjikan modal bagi masyarakat yang bersedia mengikuti instruksi tertentu di kolom komentar. Namun, masyarakat perlu berhati-hati karena informasi ini merupakan bentuk hoaks yang sengaja disebarkan untuk memicu antusiasme warga tanpa dasar kebenaran yang jelas.

Berdasarkan hasil verifikasi dan penelusuran fakta, video yang beredar tersebut dipastikan merupakan hasil manipulasi digital. Mengacu pada laporan resmi Kompas.com, video asli yang digunakan dalam konten hoaks tersebut sebenarnya bersumber dari unggahan akun Facebook resmi @permatabank pada 24 September 2024. Video tersebut adalah dokumentasi dari acara bertajuk ‘Wealth Wisdom 2025’, di mana Basuki Tjahaja Purnama hadir murni sebagai narasumber diskusi finansial, bukan untuk memberikan bantuan modal usaha secara langsung.

Praktik manipulasi ini sering kali menggunakan teknik penyuntingan suara atau pemotongan gambar (clipping) untuk menciptakan konteks baru yang menyesatkan. Dengan mencatut figur populer dan memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan, pelaku berharap dapat menjerat korban melalui iming-iming modal instan. Publik diimbau untuk selalu memeriksa keaslian video dengan melihat kesesuaian antara gerak bibir dan suara, serta mencari referensi dari sumber berita terpercaya sebelum mempercayai tawaran yang terdengar terlalu muluk di media sosial.

Kami menghimbau kepada seluruh warganet agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama selama bulan Ramadan yang sering kali dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan. Mari kita menjadi konsumen informasi yang cerdas dengan tidak mudah tergiur oleh janji bantuan finansial yang tidak jelas sumbernya. Tetap santun dalam berkomunikasi di media sosial dan selalu lakukan verifikasi mandiri guna melindungi diri serta keluarga dari potensi kerugian materiil maupun kebocoran data pribadi.

di dalam Cek Fakta