Sebuah unggahan di media sosial Facebook mengeklaim bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menilai Dedi Mulyadi (KDM) belum siap menjadi Presiden Indonesia karena kurang berpengalaman. Unggahan tersebut juga mengklaim bahwa Megawati menganggap Puan Maharani lebih siap.
Narasi tersebut beredar luas dan memicu berbagai tanggapan serta perdebatan di ruang publik. Namun, benarkah Megawati Soekarnoputri pernah menyampaikan pernyataan demikian?
PEMERIKSAAN FAKTA
Berdasarkan penelusuran tim riset periksa fakta Tirto.id, klaim yang menyebutkan Megawati menilai Dedi Mulyadi belum siap menjadi presiden adalah tidak benar.
Hasil penelusuran menunjukkan beberapa poin penting:
Tidak Ada Sumber Valid: Tidak ditemukan rekaman video, dokumen tertulis, wawancara resmi, maupun pemberitaan dari media massa kredibel yang membuktikan Megawati pernah mengeluarkan pernyataan tersebut.
Konteks Bursa Politik: Nama Puan Maharani dan Dedi Mulyadi memang sering diperbincangkan dalam bursa politik nasional. Kendati demikian, wacana publik tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengklaim bahwa Megawati secara khusus membandingkan kapasitas kedua tokoh tersebut.
Pernyataan Tanpa Dasar: Unggahan yang beredar di Facebook tidak menyertakan bukti pendukung, seperti tanggal kejadian atau konteks acara di mana pernyataan tersebut diklaim disampaikan.
KESIMPULAN
Unggahan yang mengklaim Megawati Soekarnoputri sebut Dedi Mulyadi (KDM) belum siap jadi presiden dan lebih memilih Puan Maharani masuk dalam kategori konten yang menyesatkan (misleading content).
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi politik yang tidak memiliki dasar hukum atau bukti kutipan yang sah di media sosial. Selalu lakukan verifikasi informasi melalui saluran berita resmi.
Sumber: https://tirto.id/salah-megawati-sebut-dedi-mulyadi-belum-siap-jadi-presiden-hCRh