Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook (ini) yang mengklaim bahwa Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, siap membela adiknya, mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Unggahan tersebut menampilkan foto Yahya sedang diwawancara dengan tulisan
"GUS YAHYA SIAP MEMBELA YAQUT DAN AKAN MEMBUKTIKAN BAHWA YAQUT KORUPSI SEMATA-MATA KARENA KEADAAN TERPAKSA DAN KHILAF"
Namun, berdasarkan hasil penelusuran fakta menggunakan mesin pencari Google, tidak ditemukan satu pun sumber kredibel maupun pemberitaan dari media massa nasional yang valid untuk mendukung klaim tersebut. Tidak ada pernyataan resmi dari Gus Yahya yang menyebutkan bahwa tindakan korupsi dilakukan karena terpaksa.
Faktanya, sikap resmi Gus Yahya terkait kasus hukum yang menimpa adiknya telah dimuat dalam pemberitaan media mainstream, salah satunya Kompas (9/1/2026). Dalam laporan tersebut, Gus Yahya menegaskan posisi yang objektif terhadap kasus ini. Beliau menyampaikan bahwa meski secara emosional hubungan kakak-adik, dirinya sama sekali tidak ada ikut campur atau mengintervensi persoalan hukum yang sedang dihadapi oleh mantan Menteri Agama tersebut.
Sebagai catatan tambahan, narasi dengan konteks yang sama yaitu hoaks yang mengklaim bahwa Yaqut telah bebas dari segala tuntutan hukum, yang mana informasi keliru ini telah diklarifikasi dan didebunk melalui unggahan pemeriksaan fakta kami pada 9 April 2026 lalu. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada, kritis, dan tidak mudah memercayai konten media sosial yang tidak mencantumkan sumber informasi yang valid dan kredibel.
SUMBER KLAIM: https://web.facebook.com/photo.php?fbid=122129871597021777&set=pb.61580653310977.-2207520000&type=3