Beredar sebuah klaim di media sosial Facebook yang menyatakan bahwa Luhut Binsar Pandjaitan meminta Presiden Prabowo untuk mengganti Purbaya. Dalam unggahan tersebut, terdapat narasi yang mengesankan bahwa Luhut menyebut Purbaya tidak becus dalam mengurus negara (ini) . Apakah benar ada ketegangan antara Ketua Dewan Ekonomi Nasional dengan Menteri Keuangan? Mari kita cek faktanya.
Berdasarkan hasil penelusuran fakta, informasi yang disebarkan dalam unggahan tersebut ditemukan tidak memiliki dasar yang valid. Merujuk pada arttikel dari Kantor Berita Antaranews, klaim mengenai permintaan penggantian Purbaya itu dipastikan sebagai hoaks karena tidak berdasar. Artikel penelusuran dari media kredibel tersebut menyatakan bahwa isu tersebut merupakan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Sebaliknya, dokumen wawancara resmi yang dimuat dalam artikel Antaranews menunjukkan fakta yang bertolak belakang dengan narasi di media sosial. Dalam interaksi tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan justru memberikan pandangan positif terhadap kinerja Purbaya. Secara spesifik, Luhut menyebut kebijakan Purbaya yang menaruh uang sebesar Rp200 triliun di perbankan merupakan kebijakan yang bagus.
Selain dari klarifikasi formal yang dipublikasikan oleh Antaranews, tidak ditemukan adanya sumber sekunder, dokumen pemerintah, ataupun rilis media arus utama lainnya yang mendukung klaim dalam postingan Facebook tersebut. Oleh karena itu, konten ini dikategorikan sebagai bentuk disinformasi karena tidak ditemukan landasan informasinya. Terkait hal tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap penyebaran hoaks dengan selalu memverifikasi berita ke sumber-sumber yang kredibel.
Sumber: https://www.antaranews.com/berita/5238589/hoaks-luhut-minta-prabowo-untuk-ganti-menkeu-purbaya