Sebuah unggahan video singkat (YouTube Shorts) dari kanal "anhargonggong official" baru-baru ini memicu perbincangan di media sosial. Pada video itu terdapat klaim bahwa Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, tidak pernah melakukan kunjungan ke kampus selama masa jabatannya. Narasi ini membangun opini bahwa sang menteri tidak memiliki interaksi langsung atau perhatian terhadap kondisi di lapangan, khususnya di lingkungan perguruan tinggi.
Namun, berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan dengan merujuk pada laporan dari Turnbackhoax.id, narasi tersebut terbukti salah dan menyesatkan. Faktanya, Mendikbudristek telah melakukan serangkaian kunjungan kerja ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pernyataan dalam video tersebut mengabaikan fakta-fakta lapangan yang telah terdokumentasi dengan baik oleh media massa maupun kanal resmi kementerian.
Secara spesifik, Nadiem Makarim tercatat setidaknya telah mengunjungi beberapa kampus di antaranya adalah Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Universitas Borneo Tarakan, Universitas Jambi, Universitas Sumatera Utara (USU), hingga Universitas Negeri Manado (Unima). Daftar ini mematahkan argumen bahwa Nadiem Makarim tidak pernah datang ke lingkungan kampus selama menjabat.
Dengan demikian, konten yang diunggah oleh kanal YouTube tersebut dapat dikategorikan sebagai informasi yang salah atau konten yang menyesatkan (misleading content). Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan melakukan verifikasi ulang terhadap setiap informasi yang beredar di media sosial sebelum memercayainya atau menyebarkannya lebih lanjut. Pastikan untuk merujuk pada sumber berita yang kredibel dan tepercaya guna menghindari terjebak dalam opini yang tidak berdasar.