Skip ke Konten

[CEK FAKTA] Benarkah Donald Trump Lari Ketakutan Mendengar Suara Takbir?

4 Maret 2026 oleh
ManaFaktanya

Baru-baru ini, sebuah narasi yang mengeklaim bahwa mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, lari terbirit-birit karena panik mendengar suara takbir "Allahu Akbar" beredar luas di media sosial. Unggahan tersebut menyertakan potongan video yang memperlihatkan Trump tampak terkejut dan segera diamankan oleh tim pengawal ke belakang panggung. Narasi yang menyertainya menggiring opini publik seolah-olah reaksi spontan tersebut dipicu oleh kumandang takbir di lokasi kejadian.

Namun, berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan, klaim tersebut dipastikan merupakan hoaks atau informasi palsu. Hasil verifikasi melalui mesin pencari dan arsip berita internasional menunjukkan bahwa video tersebut adalah peristiwa lama yang telah disunting atau diberi konteks yang salah. Suara takbir yang terdengar dalam video viral tersebut bukanlah suara asli dari rekaman kejadian, melainkan hasil penyuntingan audio oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan disinformasi.

Sejumlah media kredibel seperti Kompas.com, DW Indonesia, dan Detik.com telah mengonfirmasi bahwa insiden asli dalam video tersebut sebenarnya berkaitan dengan gangguan keamanan lain, bukan karena suara takbir. Dalam kejadian aslinya, tim Secret Service bergerak cepat melindungi Trump karena adanya dugaan ancaman di tengah kerumunan yang tidak ada kaitannya dengan isu agama sama sekali. Penjelasan dari berbagai kanal berita resmi ini menegaskan bahwa narasi "takut takbir" adalah murni rekayasa digital.

Menyikapi hal ini, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan melakukan verifikasi ulang terhadap setiap informasi yang diterima, terutama yang berpotensi memicu sentimen tertentu. Di tengah situasi yang rentan terhadap provokasi, sangat penting untuk merujuk pada sumber berita resmi dan media yang memiliki rekam jejak kredibel sebelum membagikan ulang sebuah konten. Pastikan fakta selalu diutamakan guna memutus rantai penyebaran berita bohong di ruang digital kita.

di dalam Cek Fakta