Beredar isu di media sosial, utamanya facebook diramaikan oleh isu mengenai program Mudik Gratis PLN tahun 2026 yang mengharuskan calon pendaftar mengisi tautan (link) tertentu. Kabar ini tentu memancing antusiasme tinggi di tengah masyarakat yang sedang bersiap menyambut momen Lebaran. Namun, di balik tawaran menggiurkan tersebut, terselip keraguan mengenai validitas sumber dan keamanan data pribadi bagi siapa pun yang mengakses tautan pendaftaran yang tersebar di aplikasi pesan singkat.
Faktanya, setelah dilakukan penelusuran mendalam melalui mesin pencari, informasi tersebut dipastikan tidak benar. Berdasarkan verifikasi yang dirilis oleh portal cek fakta turnbackhoax.id, kabar mengenai pendaftaran mudik melalui tautan luar tersebut telah dikonfirmasi sebagai berita bohong atau hoaks. Meski dalam penjelasan yang diberikan kami menemukan perbedaan konten dari yang ditemukan oleh turnbackhoax namun keduanya memiliki tautan link sama.
Lebih mengkhawatirkan lagi, tautan yang dibagikan dalam pesan berantai tersebut terindikasi kuat sebagai upaya phishing atau pencurian data pribadi. Mengisi formulir pada situs tidak resmi dapat memberikan celah bagi pelaku kejahatan siber untuk menyalahgunakan informasi sensitif, seperti nomor identitas hingga akses keuangan. Modus penipuan semacam ini sering kali memanfaatkan momentum hari besar untuk menjerat korban yang kurang waspada terhadap keamanan digital.
Sebagai langkah antisipasi, pastikan Anda hanya mengikuti informasi resmi terkait Mudik Gratis melalui aplikasi PLN Mobile atau akun media sosial terverifikasi milik PLN (dengan centang biru). Selalu lakukan cek ulang (re-check) setiap mendapatkan informasi pendaftaran yang bersifat mendesak atau meminta data pribadi melalui tautan pihak ketiga. Mari menjadi netizen yang cerdas dan kritis agar terhindar dari kerugian materiil maupun kebocoran data di masa mendatang.