Skip ke Konten

Klarifikasi Hoaks: “Permintaan Pemeriksaan Jokowi oleh Gubernur Abdul Wahid”

11 Desember 2025 oleh
ManaFaktanya

Belakangan ini beredar sebuah unggahan di platform media sosial Facebook yang mengklaim bahwa seorang tersangka gubernur bernama Abdul Wahid meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan penerimaan suap sebesar Rp18 miliar darinya. Klaim tersebut disampaikan melalui sebuah video reels yang kemudian menyebar luas dan menimbulkan beragam reaksi dari warganet.

Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih jauh, informasi tersebut terbukti tidak benar dan telah dikonfirmasi sebagai hoaks. Pemeriksaan fakta yang dilakukan berbagai pihak menunjukkan bahwa unggahan tersebut tidak memiliki dasar fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Berdasarkan laporan dari Kompas.com dan Liputan6, klaim dalam video tersebut sama sekali tidak sesuai dengan data dan perkembangan kasus yang sebenarnya.

Penyebaran informasi palsu seperti ini berpotensi memicu kebingungan dan kesalahpahaman publik. Lebih jauh, hoaks semacam ini dapat merusak kualitas diskursus di ruang digital, terutama ketika menyangkut figur publik atau institusi negara. Oleh sebab itu, penting bagi setiap pengguna media sosial untuk selalu melakukan pengecekan fakta sebelum mempercayai atau membagikan konten yang bernada sensasional dan tidak jelas asal-usulnya.

Sebagai pembaca sekaligus pengguna ruang digital, mari kita bersama-sama lebih kritis dalam menyikapi informasi yang beredar. Pastikan selalu memverifikasi sumber kabar melalui situs berita yang kredibel dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang belum teruji kebenarannya. Dengan meningkatkan kesadaran digital, kita dapat berkontribusi menjaga ruang publik online tetap sehat, akurat, dan bertanggung jawab.