Skip ke Konten

Waspada Penipuan! Klarifikasi Hoaks Pendaftaran CPNS Kemenkes RI 2026 di TikTok

21 Februari 2026 oleh
ManaFaktanya

Belakangan ini, masyarakat khususnya para pencari kerja dihebohkan oleh peredaran informasi mengenai pembukaan pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tahun 2026. Sebuah akun TikTok bernama "Info Seputar CPNS 2026" mengunggah konten yang mengeklaim adanya rekrutmen besar-besaran untuk posisi dokter, perawat, bidan, serta lulusan SMA/SMK hingga D3/S1 pada periode 1 Januari hingga 28 Februari. Narasi tersebut semakin meyakinkan dengan adanya ajakan kepada calon pelamar untuk mengeklik tautan pendaftaran yang tertera pada bio akun tersebut.

Namun, masyarakat diimbau untuk sangat berhati-hati karena informasi tersebut dipastikan adalah hoaks. Berdasarkan hasil penelusuran fakta, portal berita kredibel Tirto.id serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah secara resmi mengonfirmasi bahwa unggahan tersebut salah dan terindikasi kuat sebagai modus penipuan. Tautan yang disediakan dalam bio akun tersebut bukanlah kanal resmi pemerintah, melainkan situs mencurigakan yang berisiko digunakan untuk pencurian data pribadi atau tindak kriminal siber lainnya.

Kementerian Kesehatan dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dilakukan secara terpusat dan transparan. Modus penipuan dengan mencatut nama instansi besar seperti Kemenkes sering kali memanfaatkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap lowongan kerja pemerintah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tidak mudah tergiur oleh jadwal pendaftaran yang beredar di media sosial tanpa adanya surat keputusan atau pengumuman resmi dari kanal pemerintahan yang sah.

Sebagai langkah pencegahan, pastikan Anda hanya memantau informasi resmi pendaftaran CASN melalui situs sscasn.bkn.go.id atau laman resmi kementerian terkait. Mari lebih jeli dan kritis dalam memilah informasi di ruang digital; jangan pernah memberikan data sensitif seperti NIK atau nomor rekening melalui tautan tidak resmi. Dengan tetap waspada dan selalu melakukan cek fakta, kita dapat melindungi diri dari ancaman disinformasi dan modus penipuan yang kian beragam.

di dalam Cek Fakta