Beredar informasi di media sosial yang mengeklaim adanya pembukaan pendaftaran Badan Pusat Statistik (BPS) untuk periode 28 Februari hingga 30 Maret 2026 dengan penempatan di seluruh wilayah Indonesia. Unggahan tersebut memicu antusiasme masyarakat, namun disertai dengan instruksi yang mencurigakan, yakni mengarahkan calon pelamar untuk mengeklik tautan tidak resmi yang dicantumkan pada profil akun pengunggah.
Menanggapi isu tersebut, kami telah melakukan penelusuran fakta guna memverifikasi kebenaran informasi tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan, tautan yang disediakan bukan merupakan kanal komunikasi resmi milik pemerintah. Pola pengarahan ke situs pihak ketiga ini sering kali menjadi indikasi awal dari upaya penipuan digital atau pencurian data pribadi (phishing) yang mengatasnamakan instansi negara.
Hasil verifikasi lebih lanjut menunjukkan bahwa pihak Badan Pusat Statistik melalui akun media sosial resminya Instagram (https://www.instagram.com/p/DUh324uklaX/?img_index=1) dan TikTok (https://www.tiktok.com/@bps_statistics/photo/7604773653040925973) telah mengeluarkan peringatan bagi masyarakat. BPS menegaskan untuk waspada terhadap informasi pendaftaran yang beredar karena banyak modus penipuan. Masyarakat diminta untuk selalu waspada terhadap segala bentuk pengumuman rekrutmen yang tidak bersumber dari kanal komunikasi resmi institusi.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada situs web resmi yaitu bps.go.id atau portal khusus rekrutmen mitra di mitra.bps.go.id. Segala bentuk informasi mengenai penerimaan pegawai atau mitra statistik yang berasal dari luar domain resmi tersebut harus dianggap sebagai informasi yang tidak valid dan berpotensi merugikan.