Sebuah unggahan video yang memuat klaim bahwa Purbaya akan membongkar nama-nama mafia di Indonesia beredar luas di media sosial.
Namun, berdasarkan hasil penelusuran fakta dan analisis digital yang dilakukan oleh Kompas.com, klaim yang diusung dalam video tersebut dipastikan tidak benar (hoaks). Video tersebut merupakan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang untuk memalsukan suara dan tampilan figur terkait.
Analisis Forensik Digital
Verifikasi teknis dilakukan dengan menguji sampel audio dan video menggunakan dua perangkat lunak deteksi AI independen, yaitu Hive Moderation dan Truth Scan. Hasil pengujian menunjukkan indikasi manipulasi yang sangat tinggi:
(Hive Moderation): skor 80,3% berbasis kecerdasan buatan.
(Truth Scan): indikasi rekayasa AI sebesar 99%.
Penggunaan deepfake atau rekayasa AI semacam ini kian marak dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk menciptakan disinformasi yang tampak meyakinkan di mata publik.
Kesimpulan
Video yang menampilkan klaim Purbaya akan membongkar nama-nama mafia di Indonesia adalah konten hasil manipulasi digital (hoaks). Tidak ada bukti faktual maupun pernyataan resmi yang mendukung narasi tersebut.
Masyarakat diimbau untuk selalu menerapkan prinsip saring sebelum sharing serta mengklarifikasi setiap informasi kritis melalui saluran media berita yang tepercaya guna mencegah penyebaran disinformasi berbasis teknologi AI.