Sebuah konten video yang menampilkan Presiden Prabowo Subianto yang sedang berpidato tengah menginstruksikan anak sekolah untuk bermain gim daring Dota beredar luas di media sosial FB. (arsip) Untuk Menguji validitasnya kami kemudian melalkukan verifikasi ke berbagai sumber pemberitaan.
Berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan, klaim yang menyertai video tersebut dipastikan keliru atau hoaks. Tidak ditemukan satu pun dokumen resmi, rilis pers, maupun rekaman pidato autentik yang menunjukkan Prabowo pernah mengeluarkan instruksi tersebut. Agenda resmi kepresidenan dalam beberapa waktu terakhir juga tidak menunjukkan adanya pembahasan atau pengarahan terkait aktivitas bermain gim bagi para pelajar.
Kepalsuan video ini diperkuat oleh hasil penelusuran dari Antaranews. Pemberitaan artikel itu menjelaskan bahwa video yang beredar itu memiliki probabilitas sebesar 79,8 persen telah dimanipulasi menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau deepfake. Persentase tinggi tersebut mengindikasikan adanya tiruan audio dalam video merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan, bukan rekaman asli.
Dengan demikian, konten tersebut masuk dalam kategori materi yang dimanipulasi (manipulated content) untuk mengecoh publik. Menyikapi maraknya pemanfaatan teknologi AI untuk menyebarkan disinformasi, masyarakat diimbau untuk lebih kritis dalam memilah informasi di ruang digital. Publik diharapkan selalu melakukan verifikasi ulang ke media-media massa yang kredibel sebelum mempercayai ataupun menyebarluaskan konten serupa.
Sumber: https://cekfakta.com/focus/35333