Beredar unggahan di media sosial yang mengklaim Presiden Prabowo emosi dan menyebut aksi pembakaran Gedung DPR RI sebagai tindakan makar. Narasi yang menyertai video tersebut mengesankan bahwa peristiwa tersebut terjadi baru-baru ini, yakni pada Juli 2026. (Arsip)
HASIL PENELUSURAN FAKTA
Berdasarkan penelusuran fakta yang merujuk pada laporan riset dan verifikasi tim Tirto.id, klaim yang menyertai potongan video tersebut adalah salah konteks (missing context).
Video yang beredar sebenarnya merupakan dokumentasi pidato Presiden Prabowo Subianto pada 1 September 2025. Pidato tersebut delivered untuk merespons gelombang demonstrasi besar-besaran serta aksi perusakan dan pembakaran di area Gedung DPR RI yang terjadi pada Agustus 2025.
Faktanya, sepanjang bulan Juli 2026, tidak ada insiden maupun aksi pembakaran yang terjadi di Gedung DPR RI. Pengunggah memotong dan meredefinisi konteks waktu video lama untuk menciptakan persepsi bahwa peristiwa tersebut sedang berlangsung saat ini.
KESIMPULAN
Dapat disimpulkan bahwa unggahan video yang mengaitkan emosi Presiden Prabowo dengan dugaan pembakaran Gedung DPR RI pada Juli 2026 merupakan kategori Disinformasi / Missing Context (Informasi tanpa konteks yang utuh).
Sumber: https://tirto.id/keliru-video-klaim-prabowo-marah-gedung-dpr-ri-dibakar-hAD7
Imbauan Publik:
Masyarakat diimbau untuk selalu membiasakan saring sebelum saring, mengecek keabsahan tanggal rilis video, serta memverifikasi informasi melalui kanal-kanal berita resmi dan media cek fakta terpercaya sebelum membagikannya kembali di media sosial.