Skip ke Konten

[CEK FAKTA] Penjelasan Lengkap Tim Medis dan Ahli Terkait Kasus Kematian Bayi Usai Imunisasi di Jepara

29 Agustus 2026 oleh
ManaFaktanya

Sebuah unggahan yang mengklaim seorang bayi berusia 2,5 bulan di Jepara, Jawa Tengah, meninggal dunia akibat imunisasi Diphtheria, Pertussis, Tetanus (DPT) sempat memicu kekhawatiran publik di media sosial. Berdasarkan hasil penelusuran fakta dan klarifikasi resmi dari pihak dinas kesehatan setempat, klaim yang menuding vaksinasi sebagai penyebab kematian bayi tersebut adalah tidak benar. 

Hasil investigasi medis menunjukkan bahwa bayi tersebut mengalami kondisi sepsis (infeksi berat pada aliran darah) dan volume depression (penurunan volume cairan tubuh yang drastis). Selain itu, pemantauan terhadap bayi-bayi lain yang menerima vaksin dari kelompok atau batch yang sama menunjukkan bahwa seluruhnya dalam kondisi sehat dan tidak mengalami reaksi KIPI (Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi) yang membahayakan. 

Hal ini diperkuat oleh riset Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang secara konsisten menegaskan bahwa vaksin DPT aman dan telah melewati uji klinis ketat untuk mencegah penyakit berbahaya.

Fenomena disinformasi terkait keamanan vaksin dapat berdampak buruk pada tingkat partisipasi imunisasi nasional dan mengancam kekebalan kelompok (herd immunity). Kasus di Jepara ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memverifikasi setiap informasi kesehatan melalui saluran resmi pemerintah atau media terverifikasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya. Imunisasi tetap merupakan langkah pencegahan medis paling efektif untuk melindungi anak dari bahaya penyakit menular.

Sumber: https://tirto.id/keliru-bayi-25-bulan-di-jepara-meninggal-karena-imunisasi-dpt-hBUq

di dalam Cek Fakta