Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) siap mengambil alih negara jika nilai tukar rupiah terus melemah. Unggahan tersebut juga menuduh bahwa Panglima TNI dan Polri siap bergabung dalam aksi tersebut. (arsip)
Tim pemeriksa fakta telah melakukan penelusuran mendalam menggunakan mesin pencarian Google dengan kata kunci yang relevan terkait klaim tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun bukti valid atau sumber kredibel yang mendukung narasi yang beredar di Facebook tersebut.
Hingga saat ini, tidak ada pemberitaan dari media massa nasional, pernyataan resmi dari pihak Joko Widodo, Markas Besar TNI, maupun Mabes Polri yang bisa menjadi pendukung klaim tersebut.
Karena tidak adanya sumber pendukung yang jelas dan valid dari otoritas maupun media resmi, konten yang disebarkan di media sosial tersebut diduga kuat mengandung disinformasi.
Masyarakat pun diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi tanpa sumber jelas di media sosial. Guna memutus penyebaran berita bohong (hoax), pastikan untuk selalu melakukan verifikasi silang dan hanya merujuk pada kanal berita nasional yang resmi dan tepercaya sebelum membagikan informasi.