Skip ke Konten

[CEK FAKTA] Klarifikasi Isu Siswa MIN 2 Bengkulu Utara Meninggal Akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

10 Maret 2026 oleh
ManaFaktanya

Belakangan ini, publik dihebohkan oleh narasi yang beredar luas di media sosial Instagram mengenai kabar duka dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bengkulu Utara. Unggahan tersebut mengklaim bahwa seorang siswa meninggal dunia setelah mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG). Kabar ini dengan cepat memicu kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama bagi orang tua murid yang mengikuti program nasional tersebut. Namun, setelah dilakukan penelusuran mendalam, dapat dipastikan bahwa klaim yang mengaitkan kematian siswa dengan konsumsi MBG adalah hoaks atau informasi yang salah.

Hasil verifikasi dari berbagai lembaga cek fakta kredibel, termasuk tim investigasi dari Tirto.id dan Suara.com, menunjukkan bahwa tidak ada keterkaitan antara program MBG dengan meninggalnya siswa tersebut. Penegasan serupa juga disampaikan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang. Beliau memberikan klarifikasi resmi bahwa narasi keracunan yang beredar luas sama sekali tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan hasil temuan tim investigasi internal pemerintah.

Berdasarkan kronologi medis yang berhasil dihimpun, siswa tersebut diketahui sudah jatuh pingsan di lingkungan sekolah sebelum sempat mengonsumsi paket makanan MBG yang disediakan. Setelah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan darurat, hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa penyebab utama wafatnya siswa tersebut adalah karena mengalami pendarahan otak. Temuan klinis ini secara otomatis menggugurkan spekulasi liar mengenai keracunan makanan yang sempat menjadi perbincangan hangat di jagat maya.

Menanggapi kejadian ini, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh potongan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Sangat penting bagi kita semua untuk selalu menerapkan prinsip "Saring Sebelum Sharing" dengan merujuk pada sumber berita resmi dan otoritas terkait. Mari bersama-sama menjaga ekosistem informasi digital yang sehat dan melindungi program-program publik yang bermanfaat dari gangguan disinformasi yang menyesatkan.

di dalam Cek Fakta